Akhmad Rudi
Susanto
14509172
4PA05
Materi yang berhubungan
dengan Sistem Informasi Psikologi
Disini saya akan membahas tentang hubungan Sistem
Informasi dengan Psikologi. Sebelumnya saya akan menjelaskan sedikit tentang
pengertian Sistem Informasi, pengertian Psikologi dan pengertian Sistem
Informasi psikologi.
Sistem Informasi adalah kombinasi dari teknologi
informasi dan aktivitas orang yang menggunakan teknologi itu untuk mendukung
operasi dan manajemen. Dalam arti yang sangat luas, istilah sistem informasi
yang sering digunakan merujuk kepada interaksi antara orang, proses algoritmik,
data, dan teknologi.
Psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari
perilaku manusia dan proses mental. Psikologi merupakan cabang ilmu yang masih
muda atau remaja. Sebab, pada awalnya psikologi merupakan bagian dari ilmu filsafat tentang
jiwa manusia.
Sistem informasi psikologi adalah
sebuah sistem yang digunakan untuk mendapatkan informasi – informasi yang
berhubungan dengan psikologis.
Hubungan
Sistem Informasi dengan Psikologi
Hubungan psikologi dengan sistem informasi erat kaitannya dengan sistem
informasi sumber daya manusia. Sistem informasi sumber daya manusia merupakan
sebuah bentuk interseksi atau pertemuan antara bidang ilmu manajemen.
1. Sistem Informasi Sumber Daya Manusia
Tiap perusahaan memiliki
system untuk mengumpulkan dan memelihara data yang menjelaskan sumber daya
manusia, mengubah data tersebut menjadi informasi, dan melaporkan informasi itu
kepada pemakai. Sistem ini dinamakan sistem manajemen sumber daya manusia
(human resource information system) atau HRIS.
2. Definisi Sistem Informasi Sumber Daya
Manusia (SISDM/HRIS)
Sistem Informasi Sumber
Daya Manusia (SISDM/HRIS) merupakan sebuah bentuk interseksi/pertemuan antara
bidang ilmu manajemen sumber daya manusia (MSDM) dan teknologi informasi.
sistem ini menggabungkan MSDM sebagai suatu disiplin yang utamanya
mengaplikasikan bidang teknologi informasi ke dalam aktifitas-aktifitas MSDM
seperti dalam hal perencanaan, dan menyusun sistem pemrosesan data dalam
serangkaian langkah-langkah yang terstandarisasi dan terangkum dalam aplikasi
perencanaan sumber daya perusahaan/enterprise resource planning (ERP).
Secara keseluruhan sistem
ERP bertujuan mengintegrasikan informasi yang diperoleh dari aplikasi-aplikasi
yang berbeda ke dalam satu sistem basisdata yang bersifat universal.
Keterkaitan dari modul kalkulasi finansial dan modul MSDM melalui satu
basisdata yang sama merupakan hal yang sangat penting yang membedakannya dengan
bentuk aplikasi lain yang pernah dibuat sebelumnya, menjadikan aplikasi ini
lebih fleksibel namun juga lebih kaku dengan aturan-aturannya.
3. Fungsi Sumber Daya Manusia
Fungsi sumber daya manusia memiliki empat
kegiatan utama :
a.Perekrutan dan Penerimaan (recruitment
and hiring)
b. Pendidikan dan Pelatihan
c.Manajemen Data
d. Penghentian dan Administrasi Tunjangan
e. Model Sistem Informasi Sumber Daya
Manusia
4. HRD (HUMAN RESOURCE DEPARTMENT)
HRD atau yang sering dipanjangkan
menjadi Human Resources Department, bertanggung jawab terhadap pengelolaan
sumber daya manusia dalam sebuah organisasi. Kami percaya bahwa pengelolaan
dari sumber daya manusia yang ideal dalam organisasi memiliki 8 aspek/pilar
dimulai dari :
a.
Seleksi dan Rekrutmen : Seleksi dan
rekrutmen bertanggung jawab untuk menjawab kebutuhan pegawai melalui penerimaan
pegawai hingga penempatan para pegawai baru tersebut di posisi-posisi yang
tepat. Kami percaya, agar dapat menjalankan fungsinya dengan baik (menempatkan
orang yang tepat di posisi yang tepat), maka biasanya fungsi ini sudah memiliki
success profile sebagai acuan yang membantu menyeleksi kandidat yang sesuai.
Sedangkan untuk metode seleksi, biasanya sangat bervariasi, mulai dari
psikotest, interview, skill test, referensi maupun assessment center.
b.
Pelatihan dan Pengembangan (Training and
Development) : Training dan development memiliki fungsi yang menjaga
kualitas sumber daya manusia dalam organisasi melalui berbagai aktivitas
pelatihan, pendidikan dan pengembangan sebagai upaya peningkatan kemampuan dan
keterampilan kerja. Aktivitas ini dapat dilakukan secara internal maupun
eksternal. Menurut survey DDI mengenai Leadership Forecast (2006), beberapa
metode pengembangan yang populer saat ini adalah on-the-job training dan
coaching disusul training.
c.
Compensation and Benefit (Compensation and
Benefit) : Compensation and Benefit berfungsi untuk menyusun strategi
hingga implementasi atas seluruh kompensasi yang diterimakan kepada pegawai
yang mengacu pada kondisi pasar.Penilaian kinerja merupakan upaya monitoring
kesenjangan antara standard kinerja yang diharapkan dengan aktual kinerja yang
ditunjukkan. Pilar performance management bertanggung jawab untuk merancang
sistem hingga implementasi penilaian kinerja para pegawai hingga laras dengan
objective yang harus dicapai oleh organisasi. Saat ini kami melihat berbagai
strategi/metode/sistem penilaian kinerja, namun kami percaya bahwa tanpa
eksekusi yang efektif maka strategi/metode/sistem yang sudah disusun akan
menjadi sia-sia.
d.
Perencanaan Karir (Career Planning) :
Career Planning bertanggung jawab atas pengelolaan, perencanaan dan jenjang
karir bagi seluruh anggota organisasi. Fungsi ini menjawab setiap pegawai
memiliki jalur karir menurut tugas, tanggung jawab, dan kompetensi yang ia
miliki. Mengacu kepada kondisi jangka panjang, karir setiap pegawai akan
ditentukan oleh kelompok kerja di mana masing-masing pegawai bekerja (vertical
path), namun dengan mempertimbangkan besarnya organisasi masing-masing,
penyeberangan karir dari setiap kelompok tidak dapat dihindarkan (cross
functhin career path) atau bahkan berpindah dari satu kelompok ke kelompok
lainnya (horizontal carreer path).
e.
Hubungan Karyawan (Employee
Relations) : Employee Relation Management biasanya juga berfungsi sebagai
internal PR bagi setiap kebutuhan pegawai terhadap informasi, kebijakan dan
peraturan perusahaan. Fungsi ini juga penting untuk menggali input-input dari
pegawai mengenai berbagai aspek dalam organisasi.
f.
Separation Management : Separation
Management adalah fungsi yang mengelola seluruh tindakan pemutusan hubungan
kerja dalam organisasi bayak yang disebabkan karena normal separation (pensiun,
habisnya masa kontrak, atau meninggal), forced separation (indisipliner, dll),
atau early retirement (pensiun sebelum masanya).
g.
Personnel Administration : Personnel
Administration yang biasa dikenal dengan Personalia atau Kepegawaian adalah
fungsi yang mendukung terlaksananya fungsi HR yang lain. Secara umum fungsi ini
bertanggung jawab terhadap Employee Database, Payroll dan pembayaran benefit
lainnya, pinjaman karyawan, absensi, pencatatan cuti tahunan.
h.
HRIS : Masing-masing pilar inilah yang
akan menopang kinerja fungsi HR dalam organisasi untuk dapat menghasilkan
sumber daya manusia berkualitas untuk menjawab kebutuhan bisnis dalam
organisasi.
Sedikit Contoh Sistem Informasi Psikologi
SDM : lamaran online, wawancara online.
Referensi
:
Wikipedia. (2014). Sistem Informasi.
Diakses pada Kamis, 11 Oktober 2012, dari http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_informasi
Wikipedia. (2014). Psikologi.
Diakses pada Rabu, 10 Oktober 2012, dari http://id.wikipedia.org/wiki/Psikologi.
http://www.slideshare.net/coryditapratiwi/paper-sippengantar-sistem-informasi-psikologi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar